Kepemimpinan Transformasional dalam Pengembangan SDM pada Usaha Batik Tosarian Khas Suku Tengger
Keywords:
kepemimpinan transformasional, pengembangan SDM, batik tosarianAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi kepemimpinan transformasional dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam usaha Batik Tosarian, khususnya di Tosariart Space Gallery Local Genius Motives Desa Tosari, Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pemimpin (Bapak Yayak) dan karyawan (Ibu Wulan dan Ibu Ani), serta observasi terhadap praktik kerja di Tosariart Space Gallery Local Genius Motives. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dengan validasi triangulasi. Hasil penelitian pada kepemimpinan transformasional menunjukkan bahwa kepemimpinan Bapak Yayak berfokus pada inovasi dan pelestarian budaya Batik Tosarian, tetapi kurangnya inspirasi yang diberikan kepada karyawan serta keterlibatan yang terbatas dalam pengambilan keputusan menghambat inisiatif mandiri dan inovasi karyawan. Meskipun pelestarian budaya telah berhasil, peningkatan pelatihan dan motivasi diperlukan agar karyawan lebih aktif berkontribusi dan berkembang. Sedangkan dalam pengembangan SDM, strategi yang diterapkan menekankan integritas, perencanaan cermat, implementasi yang menghormati nilai budaya, dan evaluasi sistematis. Serta output yang dihasilkan yaitu peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan pendampingan, yang mendukung inovasi produk serta pelestarian budaya. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana kepemimpinan transformasional dapat diadaptasi dalam usaha mikro dan kreatif, serta kontribusinya terhadap pengembangan karyawan dan pelestarian budaya lokal.